• Jumat, 12 Juli 2024. Jam: 01:57

DLH Sanggau bersama Kodim 1204-01/Kapuas Lakukan Kerja Bakti Bersama

Sanggau, Kalbar – Bertempat di sekitar terminal bis Sanggau, Pasar Jarai, Pasar Sentral dan Pasar Seroja pada hari ini Rabu (13/12) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau bersama-sama dengan Kodim 1204-01/Kapuas, BPBD Sanggau, Dinas Kesehatan, FKPPI dan Pemuda Pancasila melakukan kegiatan kerja bakti bersama. Kerja bakti ini dilakukan dalam rangka Hari Juang Kartika ke-75 serta dalam rangka pencegahan Deman Berdarah yang hingga saat ini Kabupaten Sanggau masih dalam KLB Deman Berdarah. Sebelum melakukan kegiatan kerja bakti bersama ini dilakukan apel bersama yang diikuti seluruh peserta kegiatan kerja bakti.

Dalam apel bersama selaku Pemimpin apel  Komandan Rayon Militer 1204-01/Kapuas Kapten Eko Prasetyo Widodo mengatakan “ kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan hari juang Kartika ke-75 yang setiap jatuh pada tanggal 15 Desember, kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara TNI-AD dengan instansi terkait dan organisasi kemasyarakatan dimana pelaksanaan pada hari ini dipusatkan di Terminal Bis, Pasar Jarai, Pasar Sentral dan Pasar Seroja” kata Kapten Eko. “ selain kerja bakti ini dilaksanakan dalam ranga hari juang Kartika ke-75 juga dalam rangka pencegahan deman berdarah yang saat ini Kabupaten Sanggau masih dalam KLB Deman Berdarah” tambah Kapten Eko.

Sementara Aloysius Leo Subarnoto Pejabat Pelaksana Pengadministrasi TPA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau mengatakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau dalam hal Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 dalam rangka kegiatan ini menerjunkan 25 personil dan 1 armada angkutan sampah” kata Leo. “kegiatan hari ini difokuskan pada pembersihan sampah-sampah yang berserakan di sekitar terminal bis, pasar sentral, pasar jarai dan pasar seroja” tutup Leo.

Peringatan HAKORDIA tahun ini hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, yakni di antara aparat pemerintah termasuk di dalamnya penegak hukum maupun segenap lapisan masyarakat. Perjuangan untuk pulih dari krisis yang disebabkan oleh munculnya beragam tantangan baru di bidang ekonomi, politik, sosial dan lingkungan hidup, hanya akan berhasil dimenangkan apabila semua unsur dari pejabat negara dan masyarakat dapat menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih, baik, dan bebas korupsi di negeri yang tercinta ini.

Pemerintah kabupaten sanggau secara khusus dan bersungguh-sungguh berkomitmen terhadap upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Antara lain melalui berbagai sosialisasi tentang pengelolaan keuangan daerah dan desa, pelaksanaan pelatihan tentang pengadaan barang dan jasa, mengembangkan teknologi berbasis elektronik untuk perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, serta pengawasan keuangan dan pemerintahan. Beberapa waktu yang lalu juga pemerintah kabupaten sanggau telah melakukan sosialisasi keluarga berintegritas sebagai upaya untuk membangun budaya anti Korupsi yang harus dimulai dari bagian tekecil dari kita, yakni keluarga. Upaya preventif lainnya adalah dengan berusaha meningkatkan capaian pemenuhan indikator monitoring center for prevention (MCP) dari KPK yang merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan, dimana Kabupaten Sanggau pada tahun 2022 berhasil mencapai angka pemenuhan indikator MCP sebasar 83%, melampaui target yang telah kita sepakati sebesar 75%. Pemerintah kabupaten sanggau juga menyadari bahwa pencegahan korupsi dapat dilakukan melalui penguatan kapasitas aparat pengawasan internal pemerintah (APIP), penguatan penyusunan Standar Operasional Prosedur yang tersistem, dan integrasi penindakan apabila terjadi tindak pidana korupsi. Sehingga ketiganya menjadi kriteria yang optimal dalam rangka mencegah dan menindak adanya tindak pidana korupsi di kabupaten kita.

Secara khusus Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau menyambut baik kegiatan sosialisasi ini yang mengusung tema “bersama melawan korupsi”, karena pemerintah kabupaten sanggau berharap agar masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan korupsi, melakukannya secara berkelanjutan dengan komitmen yang kuat, melaporkan secara cepat dan segera apabila ada tindakan korupsi atau ada upaya-upaya yang berusaha untuk mengajak kerja sama dalam melakukan tindakan pidana korupsi. Dengan demikian kerjasama yang dilakukan ini bisa membuat kabupaten yang kita cintai ini menjadi kabupaten yang menjadi role model bagi daerah lain dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Read Previous

Tongkang Angkut Cangkang Tabrak Fender Pengaman Jembatan Kapuas Tayan, Begini Kronologisnya

Read Next

Penyelenggaran sosialisasi anti korupsi dalam rangka memperingati HAKORDIA Tahun 2023 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau