• Rabu, 18 Mei 2022. Jam: 06:54

IPEMI Beri Peluang Bagi Pelaku Usaha

Pontianak, Kalbar –  Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson memberikan sambutan Gubernur Kalimantan Barat pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kalimantan Barat dilantik oleh Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil secara virtual dan dihadiri secara langsung oleh Ketua IPEMI Wilayah Kalbar periode 2021-2026, Erlinawati, beserta para pengurus, Para Ketua Organisasi Wanita yang ada di Provinsi Kalbar serta Para Tokoh Masyarakat lainnya di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Sabtu, (5/3).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan, bahwa Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk dan didirikan untuk meningkatkan peran dan kontribusi pengusaha muslimah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah. Visi IPEMI dianggap sejalan dengan Visi RPJMD Gubernur Kalimantan Barat, yakni Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Barat Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintah. 

“Untuk itu, saya harap agar IPEMI Provinsi Kalimantan Barat berperan aktif, menjadi mitra strategis pemerintah, menginternalisasikan nilai-nilai, etika hingga kebijakan publik, yang menyangkut pembangunan sumber daya manusia, perlindungan dan pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Struktur kepengurusan IPEMI dibentuk hingga ke tingkat pedesaan, merangkul serta memberi inspirasi dan motivasi kepada para ibu rumah tangga dan generasi muda untuk berwirausaha. Ini merupakan salah satu potensi meningkatkan perekonomian daerah dengan mendorong serta memberikan peluang pelaku usaha, khususnya pengusaha muslimah Indonesia dan wirausaha muda dalam berkontribusi bagi peningkatan perekonomian dan perdagangan di Kalimantan Barat.

“Saya ucapkan selamat bertugas mempertahankan program-program IPEMI yang inovatif untuk menghasilkan terobosan, guna pemulihan perekonomian pada masa adaptasi kebiasaan baru,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia mengajak,  IPEMI Kalimantan Barat untuk bersama bersungguh-sungguh bekerja cerdas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta IPEMI sebagai Mitra Pemerintah Daerah diharapkan dapat menggerakkan Pelaku Ekonomi Potensial untuk membantu Pemerintah secara langsung maupun tidak langsung pada Program Penanganan dan dampak Covid-19.

“Perekonomian Kalimantan Barat Tahun 2022 diperkirakan melanjutkan tren pertumbuhan positif, didorong oleh kinerja sektor utama Kalbar, yaitu pertanian dan industri pengolahan yang diperkirakan akan terus meningkat serta percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat seraya mendorong permintaan dan mobilitas masyarakat. Namun tren pertumbuhan ekonomi tersebut diprediksi mengalami tantangan, yaitu pemberlakukan PPKM yang ditetapkan Pemerintah Pusat dan Daerah, di mana adanya potensi gelombang ketiga Covid di Indonesia dan di negara mitra dagang, ditambah lagi krisis energi yang terjadi di China diperkirakan memberikan spillover ke negara berkembang,” pungkasnya.

Read Previous

Wakil Bupati Ketapang Beri Bantuan Musibah Banjir

Read Next

PPI Kabupaten Ketapang dikukuhkan