• Jumat, 19 April 2024. Jam: 22:47

Bupati Sanggau Melaunching Tiga Aplikasi Strategis Pemerintah Kabupaten Sanggau

Sanggau, Kalbar – Bupati Sanggau Paolus Hadi me-launching tiga aplikasi strategis sekaligus yaitu aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), CINTA DILAN, dan Aronk Bpahamp. Kegiatan berlangsung di Ruang Musyawarah Lt.1 Kantor Bupati Kabupaten Sanggau. Selasa (24/10).

Aplikasi Chanel Informasi Kota Digital Melayani (Cinta Dilan) merupakan inovasi perubahan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sanggau, Joni Irwanto, sedangkan aplikasi Akselerasi, Integrasi dan Kolaborasi Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik (Aronk Bpahamp) merupakan inovasi perubahan Staf Ahli Bupati Sanggau Rizma Aminin.

“Yang pertama saya ingin menyoroti aplikasi Aronk Bpahamp milik pak Rizma dulu nih. Kadang orang berpikir bahwa jabatan staf ahli itu rendah, atau jabatan tidak pentinglah mungkin ya, tapi bagi saya tidak gampang menjadi seorang staf ahli dan mereka yang menduduki jabatan itu haruslah orang-orang muda yang cerdas,” kata Bupati Sanggau dalam sambutannya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengaku bangga Staf Ahli memiliki inovasi yang dinilainya sangat luar biasa agar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau dapat memberikan masukan ke sistem yang telah dibangun.

“Jadikan aplikasi ini tempat kita berkoordinasi dan berdiskusi antara staf ahli dengan perangkat daerah. Manfaatkan inovasi ini untuk menyampaikan ide-ide bagaimana membangun daerah,” ujarnya.

Kedua, CINTA DILAN aplikasi ini tentu merupakan inovasi small city dan smart city, yang juga merupakan implementasi Sanggau Permai.

“Mungkin kita semua ingat apa itu Sanggau Permai. Itu ide kreatif dan luar biasa mantan Bupati kita pak Baisuni. Kalau ruang publik kita gunakan dengan baik, kita jaga dengan baik maka manfaatnya akan dirasakan masyarakat. Inilah gunanya kita punya CCTV yang merupakan bagian dari proyek perubahan Cinta Dilan, semua terpantau dalam sebuah aplikasi,” ujarnya.

Ketiga, Srikandi, aplikasi ini merupakan program nasional yang bertujuan mengarsipkan seluruh dokumen daerah dalam sebuah aplikasi.

“Arsip ini merupakan bagian penting, termasuklah apa yang kita kerjakan harus diarsipkan dengan baik. Kadang penyakit kita itukan soal arsip, apalagi kalau bongkar gudang, kadang ketemu kadang tidak arsip yang kita butuhkan. Nah inilah persoalnya,”, katanya.

“Selamat saya sampaikan kepada ketiga pejabat kita nih yang telah berhasil berinovasi dengan karyanya masing-masingnya. Saya bangga karena sampai tahap ini bisa menyaksikan dan mengikuti prosesnya,” pungkasnya.

Penulis : Rizky Kurniyawan Editor  : E.A.Lusy

Read Previous

11 Tahun Usia RSUD SSMA, Wako Minta Tingkatkan Kualitas Layanan

Read Next

Buka Rakor Tim Penanggulangan Kemiskinan, Wabup Yohanes Ontot Minta Pastikan Data Valid Guna Acuan Pengambilan Kebijakan