• Sabtu, 18 September 2021. Jam: 21:00

Penjelasan Sekda Terkait Tes Makalah Lelang Jabatan Pemkab Sintang

Sintang, Kalbar – Tim Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Sintang Tahun 2021, menggelar tes penulisan makalah untuk peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sintang.

Sekda Sintang, Yosepha Hasnah menjelaskan, makalah yang ditulis peserta akan dibaca dan dinilai oleh Eddy Suratman, Dosen Universitas Tanjungpura Pontianak.

“Kita akan melihat kesesuaian penulisan dalam menyampaikan pemikiran peserta terhadap jabatan yang dilamar. Sistematika juga harus diperhatikan. Kami memberikan tema besar, judulnya silakan dibuat masing-masing sesuai jabatan yang dilamar,” kata Yosepha, Selasa (23/3).

Ia mengatakan, sesi pertama diberikan waktu dua jam dan sesi kedua juga dua jam. Makalahnya juga jangan terlalu panjang, 3-5 halaman saja. Tetapi memang harus utuh sesuai sistematika yang ada.

“Saya mau mengingatkan jika ingin menggunakan analisa SWOT. Karena jika tidak disajikan dengan utuh, akan mengurangi nilai. Angkat masalah yang ada dalam OPD yang dilamar dan tawarkan inovasi dan program untuk mengatasi masalah tersebut. Menggunakan analisa SWOT, harus mampu menyajikan secara lengkap dan benar. Tetapi jika sudah mempersiapkan diri untuk menggunakan analisa SWOT, ya silakan saja,” kata Yosepha.

Dikatakan Yosepha, makalah yang peserta buat tidak diperbanyak. Makanya peserta harus mampu mengingat apa yang ditulis. Karena sangat mungkin akan ditanyakan penguji saat wawancara nanti.

“Pengalaman sebelumnya, ada peserta yang ingat apa yang ditulis di makalah, sehingga lancar saat tes wawancara. Tulisan tangannya harus jelas, huruf demi hurufnya. Waktu dua jam cukup untuk menulis makalah maksimal 5 halaman,” jelasnya.

Dan hasil penulisan makalah akan diumumkan 26 Maret 2021 mendatang. Untuk selanjutnya mengikuti uji kompetensi. “Jangan lupa menulis nama di lembar kertas,” pesan Yosepha.

Palentinus, anggota tim seleksi mengingatkan agar peserta memperhatikan penulisan kesimpulan pada makalahnya. “jangan sampai kesimpulan yang ditulis hanya untuk memenuhi syarat mengikuti seleksi. Isi dari kesimpulan makalah adalah rangkuman dan penjelasan dari tulisan yang ada dalam makalah,” pesan Palentinus.

Read Previous

Wabup Sintang: Banyak Potensi PAD Belum Tergali

Read Next

Bupati Minta HIPMI Sintang Jadi Pelopor Penggerak Ekonomi Kreatif