• Jumat, 21 Juni 2024. Jam: 02:37

RAT Jadi Tolak Ukur Keberhasilan Koperasi

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Kadis Perindagkop & UKM Kabupaten Sintang, Arbudin menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kredit Bina Masyarakat (Kopdit Bima) Tahun Buku 2021 di Balai Kenyalang, Sabtu, (19/2) yang di tandai dengan pemukulan Gong.

Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Bidang Perkoperasian & UKM, UP Asisten Bidang Pengawasan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Suparyono, para Pendiri/Pencetus, Ketua Pengurus, Pengurus dan jajaran Koperasi Kredit Bina Masyarakat (Kopdit Bima), Credit Union Anggota Kopdit Bima, unsur Perbankkan dan tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sintang, Arbudin menyampaikan, RAT merupakan bukti dan keharusan bagi suatu badan usaha koperasi untuk melaksanakannya. Pelaksanaan RAT ini, akan diingatkan terus menerus kepada pengurus koperasi. Karena salah satu tolak ukur keberhasilan pengurus adalah terselenggaraanya RAT yang tepat waktu. Berdasarkan catatan kami selama 3 tahun berturut-turut Kopdit Bima selalu melaksanakan RAT tepat waktu. Artinya RAT telah dilaksanakan sebelum bulan maret oleh Kopdit Bima ini.

“Kita memberikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih atas penyelenggaraan RAT ini. Secara kualitas perkembangan koperasi di Kabupaten Sintang per 31 Desember 2021 berjumlah 350 koperasi, yang aktif sebanyak 156 koperasi. Selama 3 tahun ini, dari koperasi aktif yang sudah melaksanakan RAT hingga Februari 2022 ini sebanyak 8 koperasi dan Kopdit Bima merupakan koperasi ke sembilan yang sudah melaksanakan RAT,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, bahwa RAT sangat penting pada sebuah koperasi sebagai perwujudan kepatuhan pada peraturan yang ada. Maka, kami mengharapkan dan mengajak semua anggota untuk memanfaatkan forum RAT ini sebaik-baiknya dengan memberikan masukan dan saran untuk kemajuan koperasi dan menghasilkan keputusan yang baik bagi Kopdit Bima.

“RAT bagi koperasi mutlak dilaksanakan, karena RAT menjadi ciri utama dalam menggerakan koperasi. RAT menjadi asas kekeluargaan dalam koperasi sebagai sarana pengambilan keputusan tertinggi. Kekuatan utama organisasi koperasi adalah pada anggota yang diwujukan dalam RAT dan Koperasi pada prinsipnya adalah gotong royong dan bermanfaat bagi anggota koperasi,” jelasnya.

Asisten Bidang Pengawasan Deputi Bidang Perkoperasian dan Usaha Kecil Menengah Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Suparyono menyampaikan, apresiasi pengurus dan pengelola koperasi Bima ini karena telah melaksanakan RAT tepat waktu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian.

“Kami yakin RAT ini akan menghasilkan keputusan penting untuk kemajuan koperasi. Saya berharap, RAT ini penting dalam suatu koperasi, sehingga saya minta anggota yang mengikuti RAT agar berpartisipasi dengan serius sehingga bisa bersama-sama mengambil keputusan penting dan strategis. Keputusan yang diambil dalam RAT ini merupakan keputusan yang disepakati pengurus dan anggota,” ungkapnya.

Pada masa pandemi covid-19 ini menjadi momentum untuk reformasi koperasi menjadi koperasi yang mulai menerapkan sistem digital. Usaha kecil menengah yang terhubung dengan akses digital ternyata lebuh cenderung mampu bertahan di saat pandemi ini. Berharap pandemi berakhir sehingga pertumbuhan ekonomi terus membaik. Dunia usaha tidak hanya dituntut menyesuaikan diri dengan pandemi dan digitalisasi, tetapi juga menghadirkan visi baru di tengah perubahan yang dinamis

Selain itu, Undang-Undang Cipta Kerja, bagi koperasi dan UMKM, memberikan kemudahan dan efisiensi biaya dalam pendirian koperasi, mendorong koperasi melakukan modernisasi dan digitalisasi. Menjawab tantangan teknologi yang pesat, maka digitalisasi koperasi menjadi salah satu langkah strategis untuk mencapai efisiensi da efektivitas layanan koperasi tanpa harus merubah nilai dasar koperasi.

Read Previous

MGMP Gelar Pelatihan Penguatan Pembelajaran PAI Dalam Aplikasi

Read Next

Bupati Sintang Apresiasi Keterlibatan PPNI Dalam Pandemi Covid 19