• Rabu, 21 Februari 2024. Jam: 04:53

Sekda Sintang Beri Arahan Sinkronisasi Program

Sintang, Kalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang Kartiyus membuka dan memberikan arahan pada Rapat Koordinasi, Kolaborasi dan Sinkronisasi Program dan Kegiatan antara Mitra Pembangunan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Rabu, (20/9).

Hadir pada rakor tersebut, 26 OPD di Lingkungan  Pemerintah Kabupaten Sintang dan 45 Mitra Pembangunan yang terdiri dari Non Government Organization (NGO). Kartiyus menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah pertemuan pertama antara NGO dan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Nanti 45 NGO Mitra Pembangunan Lestari kita akan memaparkan program kerja mereka di Kabupaten Sintang. Silakan OPD memilih mitranya sesuai tupoksinya masing-masing,” terang Kartiyus.

Kartiyus menerangkan bahwa butuh kerjasama dari berbagai pihak untuk mewujudkan Kabupaten Sintang lestari. Selain itu, menurut Kartiyus kesempatan ini merupakan wadah untuk bekerjasama mewujudkan Kabupaten Sintang Lestari.

“Inilah bentuk kemitraan kita, Sintang Collaborative Government. Kita tidak mungkin bekerja sendiri dalam mewujudkan Kabupaten Sintang sebagai Kabupaten Lestari. 45 NGO ini akan membantu kita dalam mewujudkan Sintang Lestari,” tambah Kartiyus.

“Sekretariat Bersama Multi Pihak Pembangunan Lestari ini adalah wadah kita untuk bekerjasama antara OPD dengan NGO. Semua berniat baik untuk Kabar Sintang ini, NGO punya dana untuk membantu mewujudkan Kabupaten Sintang Lestari,” tambah Kartiyus

Selanjutnya, masih dalam kesempatan yang sama, Kartiyus menjelaskan bagaimana Pemkab Sintang dapat menjadikan NGO sebagai teman dalam menjalankan program Sinkronisasi Program Pembangunan Sintang Lestari.

NGO yang membantu Sintang tediri dari level lokal, regional, nasional bahkan internasional, jadi tidak main-main. Kami sangat berterimakasih atas bantuan NGO kepada Pemkab Sintang. Teman-teman OPD dipersilahkan memilih NGO yang akan dijadikan mitra kerjanya, sesuai program yang ada di OPD. Misalnya dalam hal program menurunkan stunting, OPD bisa berkolaborasi dengan NGO yang punya program yang sama. Jika di tempat lain, NGO jadi musuh, di Sintang kita jadikan teman dan Mitra. Masih banyak program Pemkab Sintang yang bisa bermitra dengan NGO sehingga lebih efektif dan efisien,” tambah Kartiyus

Bahkan, dalam rangka apresiasi dari bantuan para NGO yang terlibat, Kartiyus menyampaikan Pemkab Sintang akan melaksanakan NGO Award.

“Untuk menghargai NGO yang sudah membantu Pemkab Sintang. Kami merencanakan NGO Award yang disebut CSO Award diakhir tahun 2023. Selain menghargai NGO, CSO Award juga memacu NGO untuk lebih banyak mengalokasikan program dan kegiatannya di Kabupaten Sintang. Kita sangat merasa terbantu dengan kemitraan dengan banyak NGO.  Semakin banyak kawan, lebih baik dalam membangun Kabupaten Sintang,” tambah Kartiyus.

Perwakilan Sekretariat Bersama Multi Pihak Pembangunan Lestari Boby Oktavianus menjelaskan bahwa keberadaan Sekretariat Bersama Multi Pihak Pembangunan Lestari merupakan keputusan Bupati Sintang untuk mensinkronisasi program antara Pemkab Sintang dengan berbagai NGO dalam mewujudkan pembangunan lestari.

“Tujuan dari rakor ini adalah untuk sinkronisasi program dan kegiatan antara OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dengan NGO yang selama ini sudah menjadi mitra pembangunan lestari. Namun, yang bisa dimitrakan tidak hanya program yang berhubungan dengan lestari tetapi juga program lain yang memiliki kesesuaian antara program OPD dengan NGO. Rakor diikuti 26 OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dan 45 Non Government Organization. Kami  berharap agar rakor ini bisa memperkuat kemitraan antara NGO dengan OPD,” tutup Boby Oktavianus.

Read Previous

Perpusda Kabupaten Sanggau Raih Terbaik I Nasional Se-Indonesia Program TPBIS 2023

Read Next

Jadi Ikon Sintang, Kartiyus Budidayakan Ikan Jelawat