Sintang, Kalbar – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melepas keberangkatan Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sintang untuk mengikuti Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 di Kota Singkawang.
Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Sintang, Kamis (29/10/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang Herkolanus Roni, Ketua PGRI Sintang Yustinus J, serta seluruh anggota kontingen.
Porsenijar Kalbar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–6 November 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi para tenaga pendidik untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat solidaritas dan kebersamaan antarguru se-Kalimantan Barat.
Dalam arahannya, Bala meminta seluruh peserta bertanding dengan sungguh-sungguh, menjunjung sportivitas, dan menjaga nama baik Kabupaten Sintang.
Ia juga mengingatkan agar peserta tidak ragu menyampaikan protes apabila menemukan kejanggalan dalam pertandingan. Namun, protes harus dilakukan secara santun dan bermartabat.
“Tunjukkan bahwa orang Sintang mampu memprotes secara elegan. Meskipun Sintang memiliki banyak panglima, bukan berarti kita harus garang,” pesannya.
Bala menegaskan, keberanian menyampaikan keberatan tidak harus ditunjukkan dengan sikap kasar. Menurutnya, ketegasan tetap bisa disampaikan melalui cara yang baik dan terhormat.
Ia juga menyatakan dukungannya kepada kontingen, termasuk melalui bantuan biaya keberangkatan. Ia berharap dukungan tersebut menjadi tambahan semangat bagi para peserta untuk memberikan hasil terbaik.
Sementara itu, Ketua PGRI Sintang Yustinus J menjelaskan, kontingen Sintang akan mengikuti berbagai cabang olahraga, seni, dan pembelajaran.
Cabang olahraga yang diikuti meliputi bola voli putra dan putri, bulu tangkis beregu, tenis meja beregu, sepak takraw, futsal putra, serta senam beregu campuran.
Di bidang seni, peserta akan berkompetisi dalam lomba menyanyi solo, tari tunggal putra dan putri, serta melukis sesuai tema. Sementara bidang pembelajaran diisi Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) untuk jenjang TK, SD, SMP hingga SMA atau sederajat.
Selain itu, terdapat turnamen bulu tangkis kategori ganda putra dan putri ant jajaran Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Yustinus berharap seluruh anggota kontingen dapat mengikuti setiap perlombaan dengan maksimal dan membawa prestasi bagi Kabupaten Sintang.
Porsenijar bukan sekadar ajang perebutan kemenangan, tetapi juga kesempatan bagi para guru untuk memperkuat persaudaraan, mengembangkan kreativitas, serta menunjukkan bahwa pendidik juga memiliki potensi besar di bidang olahraga dan seni.






