• Selasa, 16 April 2024. Jam: 05:03

Direktur Komisi Pemberatan Korupsi Datangi Kabupaten Sanggau

Sanggau, Kalbar – Pelaksana harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Herlina Jeane Aldian mendatangi Kabupaten Sanggau, Rabu (6/3).

Kedatangan pejabat di komisi anti rasuah itu untuk melakukan observasi kabupaten dan kota di Indonesia khususnya di Kalbar menjadi percontohan anti korupsi.

“Tahun 2021 sampai tahun 2023 kami fokusnya pada desa anti korupsi, tapi kemudian di tahun 2023 ini kami diminta untuk perluasan sehingga kita melakukan percontohan kabupaten dan kota anti korupsi,” kata Herlina Jeane Aldian.

Pada tahun 2023 ini pihaknya sudah menyelesaikan indikator-indikator kabupaten dan kota anti korupsi. Selanjutnya, pada 2024 pihaknya diminta membuat pilot prroject empat kabupaten dan kota anti korupsi.

“Makanya kita ke empat provinsi dulu yang kita observasi dari delapan kabupaten dan dan empat kota untuk kita seleksi lagi berdasarkan indikator-indikator mana yang bisa menjadi pilot project dulu di tahun ini sebagai kabupaten dan kota anti korupsi,” terangnya.

Delapan kabupaten dan empat kota yang dimaksud berada di Sumatra Barat dengan dua kabupaten dan satu kota, dua kabupaten dan satu kota di Kalbar, dua kabupaten dan satu kota di Jawa Tengah. Terakhir di Bali, dengan dua kabupaten dan satu Kota.

“Untuk di Kalbar, kemarin kami ada di Sekadau, hari ini di Sanggau dan besok kita ada di Kota Pontianak. Di Kalbar ini nanti kita akan pilih satu saja sebagai percontohan, entah itu Sanggau, Sekadau atau Kota Pontianak,” ungkapnya. (Ram)

Read Previous

RKPD Pontianak 2025 Fokus Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan

Read Next

PJ Bupati Sanggau : Peran Serta Masyarakat Turut Mengawasi Agar Tidak Melakukan Tindakan Korupsi