• Rabu, 17 Juli 2024. Jam: 08:59

Pemkab Landak Gelar Forum Konsultasi Publik

Landak, Kalbar – Pemerintah Kabupaten Landak, melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Landak, menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik Sektor Pelayanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, yang dibuka langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Ir. Theresia Limawardani, M.Si, di Aula DPPKP Landak. Selasa, (28/11).

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kepala DPPKP Landak, Sekretaris DPPKP Landak, Seluruh Kepala Bidang DPPKP Landak yang sebagai narasumber, Perwakilan Bank yang ada di Kecamatan Ngabang, Perwakilan dari CU yang ada di Kecamatan Ngabang, Kepala BP2K se-Kabupaten Landak, serta tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Ir. Theresia Limawardani, M.Si menyampaikan bahwa sebagai bagian dari program reformasi birokrasi, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan bagi masyarakat yang bersifat partisipatif dan transparan.

“Pemerintah kabupaten Landak, selalu berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik, yang diharapkan mampu memberikan implikasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” ujar Theresia.

Lebih lanjut Theresia, menyampiakan bahwa sebagai informasi, pada tahun 2022 berdasarkan  penilaian kepatuhan standar pelayanan publik Provinsi Kalimantan Barat dari ombudsman, Kabupaten Landak berada di peringkat empat se-Kalimantan Barat  dan secara nasional berada di peringkat 139 dari 415, kabupaten dengan kategori nilai pelayanan baik.

“Melalui kegiatan forum konsultasi publik ini, diharapkan dapat dilakukan penggalian potensi riil keinginan atau kebutuhan masyarakat (bottom up  planning), berbasis pada kekuatan dan potensi sendiri, maupun bertolak dari kondisi masyarakat (esensi  existing), serta memanfaatkannya sebagai dasar untuk  memacu aparat penyelenggara layanan publik, untuk senantiasa meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, dan output sebagaimana yang diharapkan, sehingga mampu memuaskan publik sebagai user maupun konsumer-nya,” jelas Theresia.

Ia mengatakan birokrat harus merubah mindset bukan sebagai penguasa, namun justru sebaliknya sebagai civil servant, pelayan masyarakat. Harus senantiasa didengungkan dan ditanamkan. Dengan demikian, dengan waktu yang tidak terlalu lama, dapat  terjadi perubahan budaya birokrasi yang selama ini berstigma negatif seperti koruptif, lamban, berbelit-belit, prosedur yang tidak jelas, subjektif, dan  sebagainya menjadi kebalikannya yaitu lebih responsif, cepat, tepat, akurat, objektif, terstandarisasi, dan akuntabel.

“Dengan demikian, dapat diminimalisasikan komplain, keluhan, dan ketidakpuasan masyarakat. sehingga pada gilirannya trust atau kepercayaan akan tumbuh, dan pemerintahan akan dapat berjalan secara efektif dan efisien, dengan memprioritaskan transparansi. Selain itu, juga akan terjadi sinergi antar pemerintah dan masyarakat yang bersifat partisipatif-konstruktif. Semoga dari kegiatan forum konsultasi publik tahun 2023 dinas pertanian,  perikanan dan ketahanan pangan hari ini, dapat  menghasilkan rumusan yang terbaik untuk evaluasi  dan peningkatan pelayanan publik di kabupaten landak,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala DPPKP Landak Sahbirin, ST,.MT menyampaikan, bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah menyelaraskan kebijakan dan kondisi penyelenggara  pelayanan publik dengan ekspektasi masyarakat pengguna layanan publik, meminimalisir dampak kebijakan yang berpotensi mengurangi hak dan kepentingan publik.

“Selain itu, membentuk ekosistem partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, meningkatkan peran simpul di masyarakat dalam bekerja sama dengan penyelenggara/pelaksana pelayan publik dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang prima dan optimalisasi data jejaring, aspirasi, keluhan, dan masukan dari masyarakat untuk perbaikan pelayanan publik,” terang Sahbirin.

Kegiatan tersebut juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Balai Penyuluh pertanian Kecamatan Ngabang dengan kriteria BPP dengan kinerja cangkupan perlindungan sosial (Ketenagakerjaan) petani tertinggi tingkat kabupaten Landak tahun 2023, dan menyerahkan piagam penghargaan kepada Balai Penyuluh pertanian Kecamatan Jelimpo dengan kriteria BPP dengan Kinerja Persentase Capaian Luas Tambah Tanam (LTT) Tertinggi Tingkat Kabupaten Landak Tahun 2023, serta memberikan piagam penghargaan kepada Alisius, SP Sebagai ASN (Penyuluh pertanian) berprestasi tingkat Kabupaten Landak Tahun 2023.

Read Previous

Dewan Pengupahan KKU Tetapkan Upah Minimum 2024

Read Next

Genjot Pajak Katering, BKD Gelar Edukasi Perpajakan Bagi Bendahara