• Rabu, 18 Mei 2022. Jam: 06:47

Pemkab Sekadau Gelar FGD Penyusunan Publikasi

Sekadau, Kalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau Mohammad Isa membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Kabupaten Sekadau dalam angka yang dilaksanakan di ruang Serbaguna Kantor Bupati Sekadau, Kamis, (17/2).

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Sekadau Nurhadi, Forkopimda Kabupaten Sekadau, serta beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Mohammad Isa mengatakan, sejalan dengan Undang-undang No.25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Pasal 31 yang menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Data tersebut tidak hanya dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan, namun juga dimanfaatkan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja pelaksanaan pembangunan serta digunakan untuk berbagai riset atau penelitian,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyediaan data untuk perencanaan pembangunan daerah yang terangkum dalam publikasi Kabupaten Sekadau dalam angka 2022, masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain data tersebar di instansi sektoral, kualitas data belum terjamin, inkonsistensi data serta adanya perubahan alur data sektoral sejak berlakunya otonomi daerah.

“Berdasarkan permasalahan tersebut, kita perlu memperkuat tim satu data kabupaten kita, dengan Bappedalitbang sebagai sekretariat data, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sekadau sebagai walidata, Badan Pusat statistik sebagai pembina data, OPD sebagai produsen dan pengguna data,” ujarnya.

Selanjutnya, dia mengatakan, salah satu cara untuk memperkuat satu data Kabupaten Sekadau adalah diselenggarakannya wadah komunikasi dan diskusi dalam bentuk Focus Group Discussion Kabupaten Sekadau dalam angka 2022, FGD ini dilaksanakan untuk mendiskusikan berbagai permasalahan dalam hal isian/konten data sektoral yang telah sebelumnya kita kumpulkan bersama pada portal satu data  Kabupaten Sekadau,” jelas Isa.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau, Leila Ayu Zabaria mengungkapkan, sebagai upaya meningkatkan kualitas data publikasi tersebut, pihaknya perlu untuk mengevaluasi data yang sudah terkumpul dan mendiskusikannya bersama.

“Hal ini kita lakukan karena masih terdapatnya data yang belum sinkron antara data kabupaten dengan data yang dikumpulkan di tingkat provinsi dan data yang tidak konsisten antara data ditahun ini serta ditahun sebelumnya. Saya juga berharap kegiatan FGD pada hari ini terlaksana dengan baik dan lancar demi terwujudnya satu data Kabupaten Sekadau,” tutupnya.

Read Previous

 Vaksinasi Serentak Seluruh Indonesia, Wabup  Himbau Percepat Vaksinasi

Read Next

PKK dan GAPKI Gelar Bazar Murah Minyak Goreng