• Jumat, 19 April 2024. Jam: 23:16

Sukseskan Pemilu 2024, Kesbangpol Sintang Keliling 14 Kecamatan

Sintang, Kalbar – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, bertekad untuk membantu mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi melalui pemilu pada tahun 2024 mendatang dengan melaksanakan sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat di 14 kecamatan. Hal tersebut disampaikan oleh Kusnidar saat ditemui pada Kamis, (12/10).

Kusnidar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang menjadikan kewajiban pihaknya untuk melaksanakan pendidikan politik kepada masyarakat Kabupaten Sintang dalam rangka ikut mensukseskan pelaksanaan pemilu tahun 2024.

“Pada hari ini, kami sudah melaksanakan sosialisasi di 9 kecamatan. Masih ada 5 kecamatan lagi yang belum. Adapun kecamatan yang sudah kami kunjungi dan melaksanakan kegiatan pendidikan politik adalah Kecamatan Kelam Permai, Dedai, Binjai Hulu, Sepauk, Sungai Tebelian, Tempunak, Ketungau Hulu, Ambalau, dan Serawai. Kecamatan yang belum kami kunjungi adalah Sintang, Kayan Hulu, Kayan Hilir, Ketungau Tengah, dan Ketungau Hilir,” terang Kusnidar.

“Namun, sisa 5 kecamatan ini akan kami kunjungi di tahun 2023 ini juga. Wajib selesai untuk 14 kecamatan,” tambah Kusnidar.

“Saat melakukan kunjungan dan melakukan pendidikan politik, kami juga didampingi oleh Bawaslu Sintang, Pemerintah Kecamatan, dan Forkopimcam. Kami bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mensukseskan pelaksanaan pemilu ini,” terang Kusnidar.

“Peserta sosialisasi pendidikan politik melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemerintah di kecamatan. Kami berharap mereka dapat menjadi perantara yang mengkomunikasikan pesan-pesan kami kepada masyarakat,” ungkap Kusnidar.

“Pemilu 2024 sangat penting untuk kita sukseskan secara bersama-sama. Ha ini dikarenakan pemilu merupakan wadah bagi warga untuk menggunakan hak politiknya, menjamin pergantian kepemimpinan secara reguler dan damai, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, dan mempertahankan kedaulatan rakyat serta tegaknya negara,” tambah Kusnidar.

“Menurut kami, indikator keberhasilan pemilu adalah berlangsungnya pemilu yang aman dan lancar sesuai aturan yang berlaku, tanpa terjadinya konflik yang dapat merusak persatuan bangsa, terutama konflik kekerasan, partisipasi pemilih yang tinggi, dan kelancaran pemerintahan baik di pusat maupun di daerah,” tambah Kusnidar (RILIS KOMINFO SINTANG).

Read Previous

MUI KKU Diharapkan Menjadi Organisasi yang Profesional

Read Next

Dekranasda Kayong Utara Memamerkan Produk Unggulan Khas Daerah