• Sabtu, 18 September 2021. Jam: 21:37

Bupati Letakan Batu Pertama, Pembangunan Masjid Al Islah Dimulai

Sintang, Kalbar – Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, Minggu 7 Maret 2021. Pembangunan Masjid Al Islah Nahdlatul Ulama Sintang di Desa Ransi Dakan, Kecamatan Sungai Tebelian, dimulai.

Pada kesempatan tersebut, Jarot mengapresiasi pembangunan Masjid Al Islah Nahdlatul Ulama Sintang ini. Untuk itulah, ia berharap Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sintang bisa Islah sesuai dengan nama masjid yang akan dibangun.

“Saya sudah hampir 36 tahun di Sintang. Ndak pernah liat NU Kabupaten Sintang ini berjalan kompak. Kedepannya harus lebih kompak lagilah,” ucap Jarot.

“Oleh sebab itu, saya ingatkan kepada pengurus NU Sintang, bahwa islah harus dimulai dari pengurus cabang atau PC terlebih dahulu. Kalau pengurus PC slegean, gimana mau islah?” tanya Jarot.

Selain itu, Jarot juga turut memberikan apresiasi bahwa keberadaan NU di Kabupaten Sintang sudah memberikan kontribusi besar untuk turut merawat keberagaman, memelopori moderasi dalam beragama yang pada akhirnya menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

“Tentunya pemerintah akan mensuport kegiatan-kegiatan yang bisa mempertahankan kesatuan NKRI. Apalagi yang di motori oleh Nahdlatul Ulama,” kata Jarot.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sintang, Saiful Anam menjelaskan Masjid Al-Islah dibangun diatas tanah yang diwakafkan hamba Allah. “Diberinya nama Masjid Al Islah ini dengan tujuan agar NU di Kabupaten Sintang ini bisa islah. Baik secara internal maupun external dengan seluruh komponen bangsa,” jelasnya.

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Islah ini bertepatan dengan kegiatan Gebyar Harlah NU ke-97 tahun 1442 Hijriah di Ponpes Al Iman Sui Tebelian. Turut hadir Anggota DPRD Kalbar Muhammad Riska Wahab, Ketua KONI Sintang Muhammad Chomain Wahab, pengurus PCNU Sintang unsur terkait lainnya

Read Previous

Bupati Minta Kader HMI Sintang Siapkan Diri Songsong Generasi Emas 2045

Read Next

Pembangunan Jalan di Sepauk Dianggarkan Rp 22 M