• Jumat, 19 April 2024. Jam: 22:02

Pj Ketua Dekranasda Windy Prihastari Bangga Promosikan Batik Khas Kalbar Pada Event Nasional

Jakarta, Kalbar – Dalam rangka Memperingati Hari Batik Nasional, Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalbar, Ny. Windy Prihastari, S.STP., M.Si., menghadiri agenda tersebut yang dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Hj. Wury Ma’ruf Amin, sekaligus meresmikan Museum Batik Indonesia dengan ditandai mencanting batik logo IKN di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Senin (2/10).

Dalam sambutannya, Ketua Umum Dekranas bahwa Hari Batik Nasional (HBN) diperingati sejak ditetapkannya batik indonesia sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 2 oktober 2009. 

“Hal ini menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap karya budaya milik bangsa yang tentu meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia. Dengan tema Batik Bangkit, Peringatan HBN ke-14 tahun 2023 ini, diharapkan dapat membangkitkan lagi jiwa dan semangat pengrajin batik dan pelaku industri batik untuk terus tumbuh dan maju setelah sempat tersendat akibat pandemi,” ujarnya.

Selain hal tersebut, dikatakannya bahwa Peringatan ini sekaligus sebagai momen pengingat seluruh komponen bangsa untuk terus mengapresiasi Batik indonesia sebagai salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan. 

“Batik Indonesia telah melewati perjalanan panjang. Batik yang awalnya hanya dikerjakan di dalam Keraton untuk pakaian para Raja dan Keluarganya, kini telah meluas menjadi seni yang digemari dan menjadi milik rakyat Indonesia,” kata Hj. Wury Ma’ruf Amin.

Pada masa saat ini, batik terus berkembang pesat dan diproduksi di berbagai daerah Indonesia dengan beragam karakteristik. Batik juga sudah masuk dalam kancah dunia melalui pagelaran dan peragaan busana di tingkat global.

“Tentu saja hal ini menjadi prestasi tersendiri, meskipun demikian, saya ingin tegaskan batik boleh mendunia, tetapi tetap milik Indonesia,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, dirinya mengapresiasi Yayasan Batik Indonesia yang berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keragaman batik di Indonesia khususnya generasi muda.

“Saya berharap generasi muda khususnya, tidak hanya gemar mengenakan batik, tetapi juga turut mengenali dan mempelajari nilai dan filosofi. Sedangkan untuk para pelaku dalam Industri Batik Indonesia terus tingkatkan kompetensi hingga mampu memproduksi batik yang bermutu, berdaya saing, dan diminati konsumen,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pj. Dekranasda Kalbar menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam agenda ini mengenakan pakaian Batik Tulis Khas Ketapang.

“Batik Ini langsung saya pakai dan perajinnya juga langsung datang kesini untuk ikut membatik, yang mana sebanyak 126 pengrajin seluruh Indonesia hadir disini sekaligus launching Museum Batik Indonesia oleh Ibu Wakil Presiden (Ketua Umum Dekranas),” ucapnya.

Dalam memperingati Hari Batik Nasional (HBN) Tahun 2023, dirinya berharap para pengrajin batik dapat meningkatkan kualitas dalam memproduksi batik dan mengajak masyarakat untuk bangga terhadap warisan budaya tak benda dari Nusantara.

“Diharapkan dengan kita memperingati Hari Batik Nasional, kita (Dekranasda) akan selalu terus membina para pengrajin-pengrajin batik yang ada di Provinsi masing masing. Tadi juga berkesempatan Ibu Wuri berdiskusi langsung ke tempat kita (Pengrajin asal Kalbar), kemudian ada Bapak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadiem Makarim, beserta dari Yayasan Batik Nasional juga berpesan menyampaikan agar selalu untuk menjaga warisan budaya tak benda ini dengan baik,” ungkapnya.

Tak lupa Ketua Pj. Dekranasda Kalbar mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalbar yang telah mendorong dan membina para pengrajin-pengrajin batik dan mempromosikan batik Provinsi Kalimantan Barat.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalbar atas pembinaan kepada para pengrajin batik Provinsi Kalbar. Tadi malam kita sudah mempromosikan batik khas Kota Pontianak dan tadi juga sudah kita lihat bersama-sama, Ibu Wuri membuat batik logo khas IKN. Kita (Kalbar) bangga membawa pengrajin dan mempromosikan batik Kalbar kesini. Selanjutnya nanti bersama tenun juga akan terus kita dorong sebagai salah satu dari produk Kalimantan Barat,” tutup Windy.

Usai menyaksikan pembukaan acara Puncak HBN Tahun 2023. Pj. Ketua Dekranasda Kalbar langsung mengunjungi para pengrajin asal Kalbar dan turut mencanting bersama para pengrajin. Selanjutnya Pj. Ketua Dekranasda Kalbar memasuki Museum Batik Indonesia sembari melihat sejarah dan ragam hasil batik yang ditampilkan di dalamnya.(wnd)


Oleh: (Nizar Prima Ramadan, S.STP)

Read Previous

Entry Meeting Bpk Ri, Pemeriksaan Awal Belanja Modal Provinsi Kalbar

Read Next

Alfian Pimpin Apel Pagi Peringati Hari Batik Nasional