• Selasa, 21 September 2021. Jam: 03:35

Selalu Raih WTP, Sintang Punya Daya Tarik Investasi

Pemerintah Kabupaten Sintang menerima Piagam Penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019 dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Sintang, Kalbar – Dr. Edih Mulyadi, S.E., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat mengharapkan Pemkab Sintang bisa menjual prestasinya mendapatkan 8 kali WTP, untuk menarik investor.

“Data terakhir yang saya miliki, Penanaman Modal Dalam Negeri di Sintang Rp141 miliar saja. Penanaman Modal Asing hanya Rp92 miliar,” katanya.

Ia meminta, prestasi mendapatkan opini WTP harus dijadikan daya ungkit bagi Pemkab Sintang, untuk memperbaiki kinerjanya. Masyarakat harus tahu atas prestasi ini, dan dianalisa supaya bisa meningkatkan perekonomian. “Saya melihat PAD Sintang masih kecil dibandingkan jumlah APBD yang ada. Semakin besar persentase PAD dibanding jumlah APBD semakin bagus,” jelasnya.

Ia berharap kondisi tata kelola keuangan yang sudah baik, bisa dijual untuk menarik investor ke Sintang. Walaupun WTP, tidak menjamin tidak ada korupsi. Prinsip akuntansi adalah pencatatan. “Setiap rupiah yang ada di APBD adalah amanat yang harus dipertanggungjawabkan,” harap Edih Mulyadi.

Sementara Penjabat Sementara Bupati Sintang, Ir. Florentinus Anum, M. Si mengucapkan terima kasih pada seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemkab Sintang atas keberhasilan ini. “Semuanya merupakan hasil kerja keras seluruh OPD di lingkungan Pemkab Sintang, serta sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih pada DPRD Kabupaten Sintang,” ucapnya. Penghargaan ini atas kerja keras tim dalam menyusun laporan keuangan tahun 2019. Ia gembira atas opini WTP. Pemkab Sintang mampu terus meningkatkan kualitas laporan keuangan, sehingga 3 tahun memperoleh WTP DPP dan 5 tahun berturut-turut WTP Murni. Sejak pertama adanya penilaian laporan keuangan pemda, langsung mendapatkan opini WDP.

“Kita sudah mampu membuat perencanaan, melaksanakan, mengawasi dan melaporkan kegiatan. Ini keberhasilan bersama kita antara eksekutif dan legislatif. Seharusnya, kalau sudah 8 kali mendapatkan WTP, Sintang memiliki nilai jual yang tinggi dalam hal investasi. Sintang harusnya mendapatkan kepercayaan dari dunia usaha untuk ikut membangun ekonomi Sintang melalui investasi,” tambah Florentinus Anum.

Ia mengatakan, mempertahankan lebih sulit dari mendapatkan. Karena itu, penghargaan ini jangan sampai putus ke depannya. Suatu hal yang sudah baik harus dapat dipertahankan, sekalipun mempertahankan lebih sulit dari mendapatkan. Sudah merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang bersama jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, agar penghargaan yang telah diterima dapat mewujudkan pemerintahan yang good government dan clean government. “Artinya pemerintahan yang baik dan bersih dalam laporan keuangannya,” tambah Florentinus Anum.

Read Previous

Bupati KKU Gelar Rapat Percepat Penanganan Covid 19

Read Next

Pemkab Kayong Dorong FKDM Dibentuk