• Rabu, 17 Juli 2024. Jam: 07:32

Kuliner Serbuk Wedang Jahe Merah Laris di Pasaran

Sintang, Kalbar – Di bawah naungan organisasi Forum Pemuda Jawa (FPJ) Kabupaten Sintang, Tri Susilo mengelola usaha kuliner Serbuk Wedang Jahe Merah Cap Entuyut. “Saya diberi tanggung jawab menjadi pelaksana usaha serbuk wedang jahe merah ini oleh FPJ Kabupaten Sintang. Kebetulan saya ketua di bidang wirausahanya,” kata Tri Susilo memulai bercerita.

Usaha Serbuk Wedang Jahe Merah FPJ ini berdiri pada akhir tahun 2018, atas inisiasi bersama teman-teman dalam organisasi. “Dipilihnya usaha serbuk wedang jahe merah ini, karena saya bisa membuatnya,” katanya, Minggu (2/10).

Bahan – bahan untuk membuat serbuk wedang jahe merah ini terdiri dari jahe merah dan gula pasir. Cara membuatnya, yaitu jahe dicuci bersih, kemudian digiling atau diparut. Selanjutnya parutan jahe diperas menggunakan saringan untuk memisahkan sari jahe dan ampasnya.
Air sari jahe dibiarkan terlebih dahulu selama 30 menit agar patinya mengendap. Setelah itu, tambahkan sari jahe dengan gula pasir. Perbandingannya 1 kg jahe berbanding 1 kg gula pasir. Panaskan campuran gula dan sari jahe dalam kuali. Aduklah sampai mengental dan membentuk kristal. Biarkan sari jahe yang sudah mengkristal tersebut menjadi dingin.


Setelah dingin, aduk kembali sehingga membentuk kristal yang seragam. Agar ukuran kristal menjadi seragam, lakukan pengayakan. Kristal yang tidak seragam dapat dihancurkan dengan sendok dan diayak kembali. Kemudian sari jahe yang mengkristal tersebut diblender agar menjadi serbuk. “Setelah menjadi serbuk jahe, kemudian kita masukan dalam kemasan,” terangnya.

Proses pembuatan serbuk sari jahe merah ini memakan waktu sekitar 2 jam untuk produksi 12 kg jahe. Dalam sekali produksi, Tri Susilo membutuhkan bahan baku jahe sebanyak 12 kg dan 10 kg gula pasir. Dari 12 kg jahe ini, Tri Susilo bisa memproduksi 50 bungkus serbuk jahe dengan berat bersih 250 gram. Untuk menyajikan menjadi minuman, cukup satu sendok serbuk jahe merah ditambahkan dengan air panas. Tri Susilo memasarkan produk serbuk sari jahe merah ini ke berbagai swalayan dan warung-warung kopi. “Banyak juga pelanggan yang membelinya secara langsung,” katanya.



Untuk harga, satu bungkus serbuk jahe merah dengan berat bersih 250 gram dijual seharga Rp35.000. Sedangkan untuk ukuran berat bersih 500 gram, harganya Rp60.000. Produk inipun sudah dijamin kehalalannya oleh MUI. Dalam sebulan, Tri Susilo memproduksi serbuk wedang jahe merah ini sebanyak 5 kali dengan sekali produksi menghabiskan bahan baku 12 kg jahe merah. “Dalam sebulan, terjual 200 sampai 300 bungkus serbuk jahe merah,” katanya.

Dari bisnisnya ini, keuntungan yang diperoleh Tri Susilo sekitar Rp5.000.000 perbulannya. Bagi masyarakat yang ingin memesan serbuk wedang jahe merah produksi Tri Susilo, dapat menghubungi nomor 08125786634.



Read Previous

CFD Jadi Sarana Rekreasi Olahraga dan UMKM

Read Next

Grasstrack Bupati Cup 2022 Resmi Ditutup