• Kamis, 26 November 2020. Jam: 08:56

Oktober, RS Pratama Serawai Operasional

Sintang, Kalbar – RS Pratama Serawai ditargetkan mulai operasional pada Oktober  mendatang.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, pekerjaan bangunan utama RS Pratama Serawai sudah mencapai 100 persen.

“Hanya saja, ada beberapa pembangunan tambahan. Seperti bangunan ruang rawat kebidanan dan mess.  Tahun ini telah dianggarkan untuk meubelairnya,” katanya. Dikatakan Jarot, pihaknya sudah meminta agar September, pembangunan tersebut selesai.

“Sehingga Oktober, kita bisa mulai mengoperasionalkan rumah sakit ini,” katanya.  Jarot menginginkan, tahun depan pelayanan rumah sakit harus dapat total dilaksanakan.

Dikatakan Jarot, karena belum ada dokter spesialis dalam, maka akan didatangkan kunjungan dari Sintang. Jarot meminta sebelum operasional rumah sakit dimulai, harus ada soft opening dahulu.

“Paling tidak untuk pelayanan poli umum dan rawat jalan sudah berjalan,” harapnya.

Dikatakan Jarot, untuk pembangunan jalan masuk menuju rumah sakit pratama tersebut, masih terkedala anggaran. Namun jika anggaran di APBNP memadai maka akan dianggarkan.

“Jika tidak, maka akan dianggarkan tahun berikutnya,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengatakan, untuk kelengkapan peralatan RS Pratama Serawai diadakan dengan beberapa tahap. Untuk tahap pertama, sudah dilengkapi sekitar 60 persen. Sebagian sudah tiba dan sebagian sedang dalam perjalanan.

“Tahun ini ada beberapa pembelian alat kesehatan melalui dana DAK. Tapi memang belum lengkap  100 persen,” katanya. Sinto berharap, mudah-mudahan tahun depan, Pemkab Sintang mendapat dana lagi,  untuk melengkapi operasional RS Pratama Serawai.

Sementara untuk aliran listrik tahun ini, ditargetkan sudah terpasang melalui anggaran DAK. Untuk sumber air sudah dibuat menggunakan aliran sumur bor.

“Kalau untuk penataan halaman, masih   diusahakan dana. Karena   kemarin, dari dana DAK   tidak ada dana untuk penataan halaman,” katanya.

Masih kata dia, halaman yang luas sekali, jadi dana yang dibutuhkan cukup besar. “Mudah-mudahan dari DAU tahun 2019 nanti dianggarkan,” jelas Sinto.

Dikatakan Sinto, operasional RS Pratama ini, akan opening pada Oktober 2018.

 

Komentar

Read Previous

Jalan Nanga Tebidah Rusak Parah

Read Next

Desa Apin Baru Butuh Polindes

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *