• Rabu, 2 Desember 2020. Jam: 22:38

Persiapan Operasional Bandara Tebelian Sintang Terus Dimatangkan

Sintang – Persiapan Bandara Tebelian Sintang agar segera beroperasi terus dilakukan. Tim dari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan meninjau kesiapan Kabupaten Sintang terkait hal itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah di Sintang, Jumat menuturkan, masyarakat Kabupaten Sintang khususnya sangat berharap bandara tersebut segera dapat digunakan dan diresmikan.

“Soal lahan sudah aman semua. Kalau waktu operasional dan peresmian sudah diketahui. Maka kami bisa melakukan sosialisasi dengan masyarakat, pemerintahan desa dan kecamatan. Yang pasti kalau Bandara Tebelian sudah difungsikan, maka masyarakat Sintang, Melawi, Sekadau dan beberapa kecamatan di Kapuas Hulu yang dekat dengan Sintang akan lebih mudah dalam bepergian,” kata dia.

Ia mengakui, sejak pembebasan lahan beberapa tahun lalu, pihaknya menerima aspirasi masyarakat agar mereka bisa bekerja di bandara. “Tetapi kami juga paham mereka harus memiliki kemampuan profesional. Mohon kami dibantu mendidik dan melatih masyarakat supaya kemampuan mereka sesuai standar yang ada dan bisa bekerja di Bandara Tebelian nanti,” kata Yosepha.

Sementara Kepala Bandara Susilo di Sintang, I Ketut Gunarsa menjelaskan selain audiensi dengan Pemkab Sintang, Tim dari Ditjen Perhubungan Udara juga akan melakukan wawancara dengan tokoh masyarakat. “Tim juga akan mendokumentasikan kesiapan Bandara Tebelian. Hasil liputan tersebut akan dilaporkan ke pimpinan. Informasi yang kami dapatkan untuk bahan laporan untuk persiapan operasional dan peresmian,” ujar dia

Kepala Dinas Perhubungan Hatta juga mengharapkan Bandara Tebelian untuk segera difungsikan karena diyakini akan mampu mempermudah akses dari dan ke Sintang. “Selain itu, peluang kerja akan terbuka, sangat banyak manfaat dari digunakannya Bandara Tebelian,” ujar dia.

Sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang Henri Harahap meyakini bahwa dengan beroperasinya Bandara Tebelian, maka perekonomian dan pembangunan akan terdorong dengan sendirinya.

“Soal keamanan juga akan semakin tangguh terkait pengamanan udara kawasan perbatasan. Saat Bandara Supadio Pontianak mengalami hambatan seperti kabut asap, maka ada bandara singgah alternatif terdekat untuk mendarat. Tidak harus ke Palembang. Artinya kami sangat mengharapkan Bandara Tebelian segera digunakan. Bandara Susilo sudah berada di tengah kota yang suara pesawat sudah mengganggu kenyamanan warga di sekitar bandara. Jadi memang Bandara Tebelian harus segera beroperasi,” katanya menegaskan.

Kepala Bappeda Kabupaten Sintang Kartiyus menjelaskan bahwa masyarakat sudah lama menantikandigunakannya Bandara Tebelian. “Tetapi kita harus bersabar menunggu keputusan pemerintah pusat. Saya yakin kalau sebuah kota ada bandara yang memadai maka kota tersebut akan maju perkembangannya,” ujar dia.

Kadis Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika menyampaikan bahwa dengan berfungsinya Bandara Tebelian nanti maka diyakini akan mendongkrak kunjungan wisata di Kabupaten Sintang.

“Kalau Bandara Tebelian sudah beroperasi nanti kami yakini akan mampu mendongkrak kunjungan ke tempat wisata di Sintang, Melawi, Sekadau dan Kapuas Hulu. Bulan Juli nanti kami akan melaksanakan Pekan Gawai Dayak yang direncakanan ada pemecahan rekor MURI menumbuk padi sebanyak 2.000 orang. Maka kami sangat berharap Bandara Tebelian bisa segera digunakan,” kata dia.

Sementara itu, I Gede Dharmika dari Tim Humas Ditjen Perhubungan Udara menjelaskan biasanya sebuah bandara akan dioperasikan dulu baru diresmikan. “Paling tidak tiga bulan setelah digunakan baru bisa diresmikan. Jadi kelemahan dan kekurangan bandara tersebut sudah kita ketahui sebelum diresmikan.Saya minta Pemkab Sintang memperhatikan masalah KKOP seperti rumah dikawasan bandara tidak boleh diatas dua tingkat,” kata I Ketut Gunarsa.

Selain itu, Pemkab Sintang harus mulai membangun fasilitas kesehatan didekat bandara untuk mengantisipasi keadaan darurat. “Misalkan ada kejadian di bandara maka maksimal 30 menit ambulan harus sudah sampai ke fasilitas kesehatan. Masyarakat jangan buru-buru minta kerja di bandara. Kerja di bandara itu memerlukan skill yang tinggi. Tetapi kami akan bantu dengan tim pendidikan dan pelatihan yang sudah bersandar. Soal kehadiran Presiden ke Sintang, tergantung Sekretariat Negara,” kata dia.

Komentar

Read Previous

Pemerintah Pusat Bangun 50 Rumah Transmigran Lokal di Sintang

Read Next

P2-Emas Sintang Pacu Ekonomi Kecamatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *