• Rabu, 25 November 2020. Jam: 19:29

Seratusan SMP Belum Bisa Laksanakan UNBK

Sintang, Kalbar – Dari 124 SMP di Kabupaten Sintang, hanya 18 SMP yang bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tahun ini. Sekretaris Disdikbud Kabupaten Sintang, Yustinus mengatakan, masih ada seratusan lebih SMP di Kabupaten Sintang yang belum bisa melaksanakan UNBK. Penyebabnya, karena fasilitas yang belum memadai dan kesiapan sekolah yang belum maksimal.

Dikatakan Yustinus, Mendikbud sebenarnya merekomendasikan agar SMP di seluruh Kalbar termasuk di Sintang untuk melaksanakan UNBK di tahun ini. Tapi dengan berbagai pertimbangan, Disdikbud Sintang mengambil kebijakan, hanya SMP di Kota Sintang yang akan melaksanakan UNBK. Sedangkan SMP-SMP di 13 kecamatan, baru bisa melaksanakan UNBK di tahun depan.

“Dilihat dari segi fasilitas dan kesiapan sekolah, belum semua SMP di Kabupaten Sintang bisa melaksanakan UNBK,” katanya.

Menurut Mendikbud, kata Yustinus, SMP bisa melaksanakan UNBK dengan cara bekerjasama dengan SMA/SMK yang memiliki fasilitas komputer. Apalagi tahun ini, sudah seluruh SMA/SMK melaksanakan UNBK. “Sebenarnya SMP bisa bekerja sama dengan SMA/SMK untuk pelaksanaan UNBK ini. Tapi kami tidak bisa memaksakan seluruh SMP untuk melaksanakannya,” kata dia.

Dikatakan Yustinus, tahun depan seluruh SMP di Kabupaten Sintang harus sudah bisa melaksanakan UNBK, yang nantinya bekerjasama dengan SMA/SMK.  Menurut data Disdikbud Kabupaten Sintang, tahun ini ada 1.768 siswa di 18 SMP yang akan mengikuti UNBK. Sedangkan 5.500 siswa di 106 SMP masih mengikuti UN secara manual.

Dihubungi terpisah, Kepala SMPN 2 Sintang, Lanton mengatakan, SMPN 2 Sintang menjadi salah satu SMP yang akan melaksanakan UNBK tahun ini. Dikatakan dia, untuk pelaksanaan UNBK ini, SMPN 2 Sintang bekerjasama dengan SMKN 1 Sintang. “Pelaksanaan UNBK SMPN 2 Sintang akan berlangsung di SMKN 1 Sintang,” kata dia.

Menurut Lanton, SMPN 2 Sintang belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri, karena kurangnya fasilitas komputer. “Kami hanya memiliki 21 komputer. Sedangkan untuk pelaksanaan UNBK dengan peserta 329 siswa, maka dibutuhkan sedikitnya 100 komputer. Jadi tahun ini kami bekerjasama dengan SMKN 1 Sintang,” kata dia.

Para siswa SMPN 2 Sintang yang akan mengikuti UNBK akan melaksanakan gladik resik pada 19-21 Maret. Sedangkan pelaksanaan UNBK akan berlangsung pada 24-26 April.

Lanton mengatakan SMPN 2 Sintang sudah siap untuk UNBK. Pihaknya juga sudah menjalin kesepakatan dengan SMKN 1 Sintang untuk pelaksanaan UNBK ini.

Komentar

Read Previous

MTQ Sintang Hadirkan Qori Internasional

Read Next

Jembatan Laur Minta Korban, Satlantas Melawi Turun Tangan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *