• Senin, 15 Juli 2024. Jam: 16:33

Disdikbud Singkawang Gelar Pekan Kebudayaan Daerah

Singkawang, Kalbar  – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) dan Pementasan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2022 di Halaman Mess Daerah, Kamis (8/9). Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan menampilkan berbagai macam pertunjukan kebudayaan yang edukatif.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyambut baik pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah yang dikemas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang. Kegiatan ini dikemas sedemikan rupa untuk menjadi wadah ekspresi keberagaman budaya yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya yang ada di Kota Singkawang

“Saya mengapresiasi Kepala Disdikbud Kota Singkawang beserta jajaran yang sudah menyelenggarakan kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah ini. Tentu, kegiatan ini disambut baik karena menjadi ajang yang melestarikan dan mengedukasi kebudayaan daerah kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Tjhai Chui Mie berharap pertunjukan seni dalam bentuk suguhan tarian daerah, lantunan lagu daerah dan hasil karya kerajinan tangan yang ditampilkan dapat mengedukasi seluruh masyarakat Kota Singkawang, khususnya anak-anak sekolah. Ia pun bangga melihat kepiawaian anak-anak didik di Kota Singkawang yang telah menyuguhkan berbagai pertunjukan seni.

“Saya tentu berharap kegiatan ini kedepannya semakin dikemas dengan baik, sehingga anak-anak didik kita sedini mungkin sudah diajari untuk mengenal rupa-rupa budaya yang ada di Indonesia, terutama yang ada di Kota Singkawang. Peranan sekolah sekarang tidak hanya mengajarkan ilmu pendidikan saja, tetapi juga mengajarkan tentang kebudayaan Indonesia yang beragam,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Restu Gunawan melalui tayangan video menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi dan kolaborasi pemerintah, sekolah dan budayawan kota Singkawang yang telah bergotong-royong mewujudkan kegiatan ini.

“Kegiatan ini adalah sebuah kerja bersama dan gotong royong untuk memperkuat dan memajukan kebudayaan Indonesia lewat kesenian dan lewat bangku sekolah. Kita harapkan melalui program ini dapat memperkuat karakter siswa lewat seni, karena anak-anak bisa belajar tentang toleransi, keberagaman dan kepercayaan diri,” pungkasnya.

Read Previous

Muda Ajak Kepung Bakul Sukseskan Program PANTAS

Read Next

Jaga Stabilitas Harga dan Stok BBM, Pemda Gelar Rakor