• Kamis, 23 September 2021. Jam: 17:41

Wabup Sintang Ajak Semua Pihak Atasi Karhutla

Sintang, Kalbar – Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengajak semua pihak berperan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Senentang.

Ajak itu disampaikan Sudiyanto saat menghadiri sekaligus memimpin Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan tingkat Kabupaten Sintang tahun 2021 di Lapangan Bola Satria Sintang, Rabu 10 Maret 2021.

“Semua pihak termasuk perusahaan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat dan instansi terkait agar dapat saling bahu membahu dalam rangka mencegah dan menanggulangi karhutla,” ajak Sudiyanto.

Selain itu Ia juga meminta agar posko siaga karhutla dapat segera dibentuk di setiap kecamatan, desa dan keluragan. “Lakukan penyuluhan ke rumah-rumah penduduk, laksanakan patroli terpdu untuk mengecek daerah-daerah yang potensial terjadinya kebakaran,” imbaunya.

Khusus kepada dinas dan instansi terkait, sambung Sudiyanto, laksanakan pendidikan non formal kepada masyarakat hingga ke elemen bawah. Sehingga mereka tahu tentang tata cara membuka lahan tanpa membakar dan dengan cara membakar secara terbatas dan terkendali sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 dan 31 tahun 2020.

Sudiyanto mengungkapkan bahwa bencana kabut asap akibat karhutla, berdampak luas baik pada aspek kesehatan, aspek ekonomi maupun menyangkut hubungan lintas wilayah, Bahkan lintas negara. Karhutla sering menimbulkan nota protes dari negara tetangga.

“Tentu hal ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus, karena akan mengganggu hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga tersebut, semua pihak harus terlibat baik instansi pemerintah, swasta, perusahaan dan masyarakat,” tegasnya.

Dikatakannya, arahan yang telah disampaikan Presiden dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla di Indonesia tahun 2021. Yaitu utamakan kegiatan pencegahan. Cari solusi yang permanen untuk mencegah karhutla. Koordinasi yang intensif seluruh lapisan sampai ke tingkat desa/kelurahan, dusun, RT/RW. Serta jangan biarkan api membesar sehingga sulit dikendalikan.

Read Previous

Sintang Tekan Kerjasama dengan UNU Kalbar

Read Next

Surati Menpan RB, Bupati Sampaikan Kebutuhan Guru Agama di Sintang